Berikut ini kumpulan puisi karya mahasiswa PBSID UMS

DO’A

Kulihat lewat jendela kamar

Air hujan jatuh ke bumi

Tanah itu menggeliat

Lalu …

Mencair melarutkan

Dosa-dosa manusia

Yang menebal di atasnya

Suara tetesan air

Meluluhkan kekerasan sukma

Yang berkali-kali memberontak

Ingin mengadili hidup

 

Puput Ika Pabrianti

 

RUMAH DI ATAS SENJA

Setiap senja rumah itu berdiri

Kadang berwarna merah muda

Biru dan kuning keemasan

Semua pintu terbuka

Kaca jendela benderang

Rumah itu tak ada

Sebelum dan setelah senja hilang

Tak selalu ada kamu dalam rumah itu

Kadang kau tak ada

Meski senja dan rumah itu ada

 

Puput Ika Pabrianti

 

PENANTIAN

Banyaknya bangku disekitar

Suaranya terdengar jelas

Mengantar deret kereta ke stasiun entah dimana

Rel-rel masih terjaga

Peluit tampak basah

Akan ada gerbang dibawa ke stasiun berikutnya

Orang-orang berkumpul diruangan

Ruang tunggu yang besar

Bercak detak dalam jarum jam memuncak menahan

 

Puput Ika Pebrianti


KASIH PUTIH BUNDA

Setiap langkah kakiku

Setiap tutur kataku

Selalu terpatri dalam sanubariku

Oh bunda …

Kasih setya yang engkau curahkan

Sentuhan lembut yang engkau berikan

Berlabuh dalam relung jiwa

Oh bunda …

Kasih sayangmu bagaikan kertas

Putih tanpa tinta

Lantunan suara merdumu terdengar selalu

 

Yuliana Ardianti

 

WANITA, KAMU ISTIMEWA

Kenapa wanita sering menangis???

Karena itu wanita unik!!!

Dia diciptakan sebagai makhluk istimewa

Dia diteguhkan pribadinya untuk terus berjuang saat yang lain menyerah

Dia dikuatkan batinnya untuk tetap menyayangi walau dikhianati teman

Walau disakiti oleh orang-orang yang disayangi

Wanita adalah makhluk yang kuat

Tapi …

Jika suatu saat dia menangis itu karena dia diberi air mata

Luka membasuh luka batin dan memberikan kekuatan baru

 

Yuliana Ardianti

 

KEPEDIHAN

Aku muak dengan semua ini

Langit begitu kejam

Ia meluluhkan lantahkan hati pikiran serta harapan

Hidupku yang dulu damai

Kini bersahabatan dengan musibah

Hati yang dulu lapang

Kini memjadi sempit

Siapa yang bbertanggung dengan semua ini???

Bahkan langitpun tak mau menjawab

Bumi tetap membisu dan air hanya membisik

Hanya apilah yang membakar hati ini

Tapi aku hanya menangis dalam

Keheningan mencari udara dalam kehampaan

Apakah aku tercipta hanya untuk menjadi

Manusia yang bahagia dalam khayal??

Waktu …

Hanyalah jawaban yang percuma

Karena dia adalah misteri abadi

 

Yuliana Ardianti

MY MOM MY LIFE

Bunda …

Bundaku adalah hidupku

Nafas bunda adalah nafasku

Darah bunda adalah darahku

Nama bunda kan selalu tersimpan dibenakku

Bunda …

Bunda adalah sosok wanita terkuat dan terbaik

Bunda telah merelakan hidupnya demi hidupku

Bunda adalah sumber penyelamat hidupku

Bunda adalah lentera terang dalam gelapku

Kasih sayang bunda tiada henti

Perjuangan bunda begitu besar untukku

Kasih saying bunda kan ku kenang sepanjang hidupku

I love you because my mom my life

 

Liring Ayu

PUTUS ASA

Mereka yang mendengar pasti tertawa

Mereka yang bicara pasti menghina

Dan mereka yang melihat pasti berpaling

Itulah mengapa aku selalu bersembunyi

Siang maupun malam terasa sama

Adakah mereka yang memahami rasa ini

Mungkin inilah jalanku

Teriakkan dan tangisan ini

Keputusan yang tiada arti

Tri Kresnadhitya

MENGGAPAI CITA

Selalu terjaga dalam sinar bulan

Selalu bermimpi dalam kenyataan

Dan terus melompat menggapai bintang

Langit yang luas seakan memberi harapan

Panas matahari terus membakar jiwa

Inilah saatnya aku berkobar

Menggapai mimpi yang tersembunyi

Tri Kresnadhitya

KENANGANKU

Aku merenung bersama bulan

Pandanganku melayang mengikuti angin

Dalam hati bertanya-tanya

Apakah kau bahagia di alam sana

Aku disini terus menanti

Memelihara sepi didalam hati

Rasa ini tak mungkin hilang

Entah sampai kapan aku begini

Tuhan …

Kembalikan dia padaku

Masa indah itu …

Karena dia adalah nafasku

 

Tri Kresnadhitya

 

AYAH

Ketika matahari tak menyinari

Aku gelisah dengan keadaan ini

Kedamaian dan kehangatan yang terbiasa menemani

Kini telah berubah menjadi sunyi

Ayah…

Aku rindu pancaran matamu

Aku rindu akan belaian kasihmu

Aku rindu tutur lembutmu

Ayah…

Aku bagaikan siang yang ditelan kegelapan

Tak tahu arah akan kemana…

Ayah…

Aku menyayangimu

Aku sakit tiada terkira tanpamu

Peluk aku…

Dekap aku dengan kehangatanmu

Ayah…

Aku mencintaimu

Selamanya…

Kistanto

GONGGONGAN KATA

Matahari telah kehilangan sinarnya

Menjelang waktu malam tiba

Letih…

Sayu…

Menghiasi langkahku

Bersama desiran angin yang menyapaku

Ku melangkah setapak demi setapak

Menuju gedung megah penuh misteri

Untuk mengungkap sebuah kata

Dalam sejarah jiwamu yang tersembunyi

Ku bagai jarum dalam jerami

Ketika ku mengonggong dalam permainan katamu

Aku muak dengan semua ini

Hanyalah trali besi yang kau impikan padaku

 

Kistanto


 

LETIHKU

Matahi kini tlah berlalu

Tubuh yang sayu menghiasi langkahku

Tenggelam kedalam jiwa

Mengalir kedalam satu senyawa

Oh…Tuhan…

Aku letih dengan keadaan ini

Selalu kegelapan yang menemani

Berselimutkan ketakutan yang menanti

Oh…Tuhan…

Aku ingin terbang melayang

Terbebas dari sangkar

Memetik bintang diangkasa

Bersama burung-burung ciptaanmu

 

Kistanto

 

PERJALANANKU

Matahari pagi belum tersenyum padaku

Tetapi kini aku telah memulai langkahku

Ditemani tetes air mata pagi

Bersama bunga yang tersenyum padaku

Tak terasa ku telah tiba waktuku

Yang selama ini ku tunggu dalam pencarianku

Dalam perjalananku tiada henti

Tuk mencapai masaku

Dimana tak ada orang yang menghina

Tak ada orang yang mencela

Selamanya…

Kistanto

 

INDONESIA

Di negeri ini

Kami telah dilahirkan

Di negeri ini

Kami juga dibesarkan

Demi semangat perjuangan

Kami membangun majunya nama bangsa

Bersatu untuk Indonesia

Bersatulah untuk Indonesia merdeka

Kami cinta negeri ini

 

 

Anang

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s